Tuban || Bratapos.com - Jumat 21/11/2025- Warga Desa Lajokidul, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, dikejutkan dengan terpasangnya spanduk pengumuman lelang pada sebuah bangunan musholla yang berdiri di halaman salah satu rumah warga.
Spanduk yang dipasang resmi oleh Bank Negara Indonesia (BNI) itu menyatakan bahwa bangunan ibadah tersebut termasuk dalam objek agunan yang tengah diproses untuk dilelang, sehingga memantik kegelisahan masyarakat.
Diketahui Spanduk berukuran besar itu tampak mencolok menempel di dinding musholla. Dalam keterangan yang tercantum, bangunan tersebut merupakan agunan kredit yang kini memasuki tahapan pelelangan sesuai prosedur perbankan.
Informasi tersebut sontak menimbulkan keheranan, mengingat musholla selama ini digunakan sebagai tempat beribadah dan memiliki nilai sosial yang penting bagi warga sekitar.
Dari Pantauan pewarta di lokasi menunjukkan kondisi musholla tampak ditutup oleh pihak bank BNI. Area halaman dipenuhi lumut, sedangkan beberapa bagian dinding terlihat terdapat coretan grafiti.
Meski demikian, warga menyatakan bahwa bangunan itu masih memiliki fungsi sebagai tempat ibadah dan fasilitas keagamaan lingkungan setempat
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengaku sangat terkejut ketika melihat spanduk tersebut.
“Kalau benar-benar dilelang oleh pihak BNI, siapa yang nanti bertanggung jawab atas musholla ini? Ini tempat ibadah warga sekitar,” ungkapnya dengan nada khawatir.
Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di masyarakat, terlebih karena bangunan ibadah umumnya memiliki perlakuan khusus terkait status aset dan pengelolaannya.
Warga berharap pihak BNI maupun pemilik lahan dapat memberikan klarifikasi terbuka agar tidak terjadi kesalahpahaman dan keresahan berkepanjangan.
Hingga kini, masyarakat Desa Lajokidul masih menunggu penjelasan resmi dari pihak terkait. Kasus ini pun menjadi sorotan publik, mengingat sensitifnya keberadaan bangunan ibadah yang secara fungsi dan nilai dianggap tidak semestinya terlibat dalam sengketa agunan.
Warga mendesak agar segera ada keputusan yang jelas, demi menjaga ketenangan lingkungan serta memastikan keberlanjutan aktivitas ibadah di musholla tersebut.
Terpisah kemudian awak media menghubungi nomer WhatsApp petugas dari Bank BNI yang tertera di Baner yang terpampang di lokasi mushola tersebut namun sampai berita ini di tayangkan belum ada tanggapan dari petugas tersebut.(Bersambung)
Pewarta Brendy