Warga Ngebrak Kota Madiun, Lapor Kelurahan Terkait Pembangunan Fasum Makam Baru foto ; Ketua SBMR Aris Budiono Selaku Pendamping saat Berada di Kantor Kelurahan Josenan.
Bratapos / Daerah

Warga Ngebrak Kota Madiun, Lapor Kelurahan Terkait Pembangunan Fasum Makam Baru

Terbit : 14-Aug-2024, 15:55 WIB // Pewarta : Jhon Mongaz, Editor : Jhon Mongaz // Viewers : 1258 Kali

 

KOTA MADIUN || Matraman.Bratapos.com - Warga Ngebrak dengan didampingi Ketua Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR). Mendatangi Kantor Kelurahan Josenan, dengan tujuan ingin bertemu Kepala Kelurahan setempat.

Kedatangan mereka bermaksud untuk menolak pembangunan pemakaman baru diwilayah RT 27, RW 09, Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Pasalnya, warga merasa tidak dilibatkan dalam proses perizinan dan khawatir dampaknya akan memengaruhi harga tanah di sekitar makam. Selain itu, lokasi pemakaman berdekatan dengan cagar budaya, yaitu Sendang Kuncen. 

Ketua Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR), Aris Budiono selaku pendamping warga kepada bratapos.com mengatakan bahwa. Apapun bentuknya jika pembangunan (fasilitas umum) fasum yang melibatkan kepentingan publik masyrakat harus di hadirkan. 

"Hal tersebut, sesuai Uu no 30 th 2014 tentang adminiatrasi pemerintahan pasal 7 ayat (2) huruf F dijelaskan bahwa " memberikan kesempatan kepada warga masyarakat untuk didengar pendapatnya sebelum membuat keputusan dan atau tindakan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan," ujarnya, Rabu (14/8/2024).

Aris Budiono juga menambahkan bahwa dalam peraturan pemerintah no 9 th 1987, disebutkan pembangunan makam tidak berada dalam wilayah padat penduduknya dan harus memperhatikan keserasian dan kelarasan lingkungan hidup.

"Sebagai pendamping, kami berharap agar pembangunan makam diberhentikan. Karena akan berdampak pada harga tanah disekitar," imbuhnya.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa seharusnya lahan tersebut dimanfaatkan untuk membangun Desa wisata. Karena kebetulan letaknya dibelakang cagar budaya Sendang Kuncen.  

"Lagian makam didirikan bukan untuk warga Josenan melainkan fasum perumahan yang letaknya di luar kelurahan josenan," tandas Aris.

Sementara itu, Kepala Kelurahan Josenan Sigit Sudarto, saat dikonfirmasi media ini Via WhatsApp mengatakan. "Ini masih dipelajari dan kordinasi mas," katanya.

 

 

 


Pilihan Untukmu