Program P3-TGAI Desa Plalangan, Bawa Dampak Dan Manfaat Positif Bagi Petani foto : Kepala Desa Ipin Herdianto saat Mengecek di Lokasi Proyek.
Bratapos / Daerah

Program P3-TGAI Desa Plalangan, Bawa Dampak Dan Manfaat Positif Bagi Petani

Terbit : 30-Oct-2024, 18:01 WIB // Pewarta : Jhon Mongaz, Editor : Jhon Mongaz // Viewers : 280 Kali

 

 

PONOROGO || Matraman.Bratapos.com - Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang dikerjakan di Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, membawa dampak positif bagi para petani setempat. 

Saluran irigasi sepanjang 256 meter di Dukuh Krajan 2, aliran air kini dapat menjangkau hingga 60 hektar lahan pertanian di wilayah Jaranan, Gedong, Kasur, Tempel, Saren, dan Nglorokan.

Kepala Desa Plalangan, Ipin Herdianto, menjelaskan bahwa keterlibatan warga sekitar dalam pengerjaan proyek ini sangat diutamakan untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan rasa kegotong Royongan warga.

"Pembangunan irigasi ini menggunakan tenaga kerja dari warga sekitar dengan sistem swakelola. Harapan kami, selain manfaat irigasi untuk pertanian, pendapatan warga juga dapat meningkat karena mereka terlibat langsung dalam proses pengerjaan,” kata Ipin. Rabu, (30/10/2024).

Ia juga menambahkan, terkait pekerjaan penggalian pondasi yang sulit serta memakan waktu, berdasarkan kesepakatan, pihak Desa menggunakan alat berat berupa ekskavator/Bego.

“Karena medan yang lumayan tinggi , untuk penggalian pondasi kami menggunakan alat berat. Dan selebihnya tetap dikerjakan oleh warga dengan bergotong royong,” imbuh Ipin.

Adanya Program saluran irigasi ini dirasakan sangat bermanfaat oleh para petani disekitar, salah satunya Sirmun, yang mengaku senang dengan hasil pembangunan irigasi tersebut. 

“Dulu irigasinya seadanya, sekarang jauh lebih bagus. Aliran air lancar dan merata, sehingga sawah-sawah di sini bisa teraliri dengan baik. Dengan harapan bisa panen tiga kali dalam setahun, sebelumnya hanya dua kali,” ungkap Sirmun.

Program P3-TGAI ini merupakan bagian dari inisiatif Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. Program ini menggunakan dana APBN sebesar Rp195 juta dan dirancang untuk percepatan pembangunan infrastruktur irigasi.

Program ini tidak hanya mendongkrak sektor pertanian di Desa Plalangan tetapi juga bisa menjadi contoh bagi Desa-Desa lain.(Jaya)


Pilihan Untukmu