KOTA MADIUN || Matraman.Bratapos.com - Untuk merayakan Hari Disabilitas Internasional, Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kota Madiun mengadakan kegiatan bakti sosial yang unik pada Minggu, (8 Desember 2024).
Pertuni menyelenggarakan layanan pijat refleksi dan penyegaran gratis untuk masyarakat di sekitar Stasiun Madiun. Kegiatan ini melibatkan 15 terapis tunanetra yang merupakan anggota Pertuni Kota Madiun.
Nur Abidin, Ketua Panitia Pertuni Kota Madiun menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah salah satu program kerja prioritas Pertuni yang rutin diadakan setiap tahun.
"Kami memilih lokasi di sekitar Stasiun Madiun karena tempat ini merupakan area pelayanan publik yang ramai dikunjungi masyarakat. Selain merayakan Hari Disabilitas Internasional, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan manfaat kesehatan kepada masyarakat dan menunjukkan keahlian para anggota Pertuni," ujar Abidin.
Menurutnya, dengan tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti suksesnya acara ini. Selain itu, acara ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah setempat.
"Disini kami sangat berterima kasih atas dukungan pemerintah yang turut hadir dalam acara ini. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Namun, karena ini masih menggunakan dana pribadi, kami sangat membutuhkan dukungan lebih besar dari pemerintah," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Pertuni Kota Madiun, Budi Purwoko, menambahkan bahwa kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan pihak swasta sangat penting dalam mendukung kegiatan penyandang disabilitas.
"Alhamdulillah, kami sudah merasakan manfaat dari kolaborasi ini. Semoga kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga meningkatkan kesadaran tentang pentingnya inklusivitas bagi penyandang disabilitas," kata Purwoko.
ia juga mengatakan bahwa Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk lebih mengenal dan menghargai kontribusi penyandang disabilitas dalam berbagai bidang, khususnya dalam layanan kesehatan.
Lebih lanjut, Purwoko menjelaskan bahwa acara tersebut juga memberikan kesempatan bagi warga untuk merasakan terapi pijat refleksi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
"Melalui bakti sosial ini, Pertuni Kota Madiun berharap dapat terus memperkuat jalinan kerja sama dengan berbagai pihak dan menjadikan program ini sebagai kegiatan tahunan yang berdampak positif bagi masyarakat dan penyandangdisabilitas," tandasnya.