Mobil Siaga Desa Kepoh, Diduga Digunakan ke lokasi Pemuas syahwat Mencuat hingga ke publik foto : Mobil Siaga Yang Diduga Buat Mampir Ke Lokalisasi.
Bratapos / Daerah

Mobil Siaga Desa Kepoh, Diduga Digunakan ke lokasi Pemuas syahwat Mencuat hingga ke publik

Terbit : 25-Aug-2024, 23:17 WIB // Pewarta : Jhon Mongaz, Editor : Jhon Mongaz // Viewers : 588 Kali

 

TUBAN || Matraman.Bratapos.com -Santernya Pemberitaan terkait adanya mobil siaga Desa Kepoh, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, yang buat singgah di tempat lokalisasi di Tuban. 

Mobil siaga yang seharusnya di buat untuk kepentingan kesehatan masyarakat malah dibuat untuk kepentingan pribadi. Hal tersebut berdasarkan pantauan camera awak media ini di lapangan.

Disitu terlihat bahwa mobil siaga tersebut terparkir di tempat lokalisasi yang beralamat di Dusun Cangkring, Desa Kebonagung, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, pada Minggu (25/8/2024).

Menurut W salah warga sekitar, saat di konfirmasi awak media ini mengatakan bahwa para oknum yang membawa mobil siaga ada didalam lokalisasi.

"Yang bawa mobil itu, lagi acara minum dan karaoke di dalam mas," ucapnya.

Namun Ketika awak media hendak konfirmasi pada sopir mobil siaga tersebut, justru sopir dan temanya tampak kocar kacir dan langsung tancap gas pergi dari tempat lokalisasi. 

Dari kejadian tersebut awak media ini langsung melakukan konfirmasi melalui via chat WhatsApp kepada Kepala Desa Kepoh, Muslikun mengatakan, bahwa mobil tersebut dibawa temanya antar lomba mancing dan mampir makan ke temanya yang kebetulan rumahnya dekat lokalisasi tersebut.

Namun anehnya ketika kejadian tersebut di klarifikasi oleh awak media lain menjelaskan bahwa mobil tersebut di buat antar orang kecelakaan yang rumahnya dekat lokalisasi tersebut.

Sungguh aneh dari keterangan kedua pihak seakan-akan berbeda, pertama dibuat untuk teman yang sakit habis lomba mancing, dan yang kedua buat antar orang kecelakaan yang rumahnya dekat lokalisasi.

Kendati demikian, terkait permasalahan tersebut, awak media ini berharap pada Dinas terkait harus memberi tindakan tegas terhadap para pelaku. (Bren/SYM)


Pilihan Untukmu