PONOROGO || Matraman.Bratapos.com - Euforianya perayaan Hari Ulang Tahun ( HUT ) RI tahun ini tidak serta-merta membuat
Warga dukuh Suling, Desa Mrican Jenangan, ikut meramaikannya, mereka malah memperbaiki jalan rusak yang sudah ber tahun tahun tidak ada perhatian atau perbaikan dari Pemerintah.
Padahal akses jalan tersebut sangat vital penghubung antar Desa dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Mrican. Tak tanggung - tanggung panjang jalan yang mereka Cor, hampir 1,5 kilometer.
Yateni salah satu tokoh setempat mengatakan, keprihatinan warga terhadap jalan rusak yang setiap hari ia lalui yang melatar belakangi aksi pengecoran jalan tersebut. Berbagai cara telah di lakukan warga agar mendapat perhatian Pemerintah, namun hasilnya nihil.
"Kita trenyuh melihat ibu ibu kelompok Yasinan urunan buat beli semen dan pasir untuk menambal jalanan yang berlobang, hingga dilembur malam untuk pengerjaan nya, akhirnya kita sepakati swadaya dan cari donatur untuk mewujudkan niat mulia tersebut," kata Yateni , Selasa (27/08/2024) malam.
Menurut itungannya, hingga saat ini telah menghabiskan 100 karung lebih semen, dan itupun baru 50 persen yang sudah tertambal. Kerja bakti di mulai pada Minggu 25 Agustus kemarin, dan di lanjutkan malam hari hingga sekarang.
"Untuk pasir hingga sekarang telah menghabiskan 4 Rit, belum termasuk bantuan pasir dan koral dari warga sekitar yang sukarela menyerahkan. Itungan kita, kalau sampai ujung jalan yang rusak bisa menghabiskan semen 200 karung," jelasnya.
Yateni berharap adanya perhatian dari Pemerintah, karena selain akses jalan utama Desa, semua warga berhak mendapatkan pelayanan yang sama dari Pemerintah.
"Jangan salah kan warga jika mereka tidak simpati dengan Pemerintahan yang sekarang, karena mereka beranggapan di anak tiri kan dalam hal perhatian pada rakyatnya," tandasnya. (Jaya/dik).