Gerah Akibat Bisnis Tambang Yang Di Duga Ilegal Di Beritakan, Kades Jamprong Undang Warga Untuk Diskusi foto : Alat Berat Yang Digunakan Untuk Buat Pertambangan.
Bratapos / Daerah

Gerah Akibat Bisnis Tambang Yang Di Duga Ilegal Di Beritakan, Kades Jamprong Undang Warga Untuk Diskusi

Terbit : 25-Jul-2024, 20:36 WIB // Pewarta : Jhon Mongaz, Editor : Jhon Mongaz // Viewers : 597 Kali

 

TUBAN || Mataraman.Bratapos.com - Ramainya pemberitaan terkait tambang pasir kuarsa yang diduga ilegal dan keruk Tanah Negara di Desa Jamprong, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban membuat oknum kepala Desa SKM gerah dan kirim undangan ke warga untuk adakan sosialisasi terkait tambang pasir kwarsa tersebut. pada, Rabu (25/07/2024).

Pasalnya santernya Pemberitaan tambang yang di duga ilegal oleh media cetak dan online membuat oknum Kepala Desa Jamprong SKM seakan kebakaran jenggot, di duga berbagai cara dilakukan agar bisnis gelap tersebut berjalan mulus dan lancar.

Nyatanya bahwa bisnis tambang kuarsa yang diduga ilegal tanpa ada perijinan lengkap dan keruk Tanah Negara yang jelas melanggar hukum demi mendulang pundi pundi rupiah untuk kepentingan pribadi.berbagai cara pun di lakukan agar kegiatan penambangan pasir kwarsa yang di duga ilegal berjalan mulus.

Mendapat informasi tersebut kemudian awak Media adakan wawancara kepada Salah satu warga setempat sebut saja RS mengatakan. "Iya mas memang bener ada undangan dari Kades SKM kepada warga untuk datang ke Balai Desa Jamprong. Dengan keterangan Sosialisasi Pertambangan Pasir Kuarsa," ujarnya.

"Kok gak masuk akal mas, padahal buat masyarakat dampaknya gak baik mas kok masih dilanjut, paling warga yang di pinggir-pinggir jalan setahun cuma di kasih uang amplop kompensasi 100 ribu," imbuh RS.

Dan anehnya undangan tersebut membuat masyarakat seakan bingung dan seolah di buat tembok atau garda terdepan untuk melindungi bisnis yang diduga ilegal milik oknum Kepala Desa tersebut.

Kendati demikian, dari informasi adanya undangan tersebut awak media mencoba Konfirmasi Kepala Desa Jamprong Sukimin untuk menanyakan perihal Sosialisasi Pertambangan Pasir Kuarsa tersebut. 

Apa saja misi dan dampaknya bagi masyarakat setempat. Hingga berita ini di naikan Kepala Desa Jamprong Sukimin masih belum bisa di hubungi.(Bersambung). Brendy


Pilihan Untukmu