TUBAN || Matraman.Bratapos.com - Proyek pemasangan U-Ditch di Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, dengan anggaran fantastis sebesar Rp 987.000.000,00 yang bersumber dari APBD tahun 2024, kini menjadi sorotan publik.
Pasalnya, ketebalan U-Ditch yang dipasang di proyek tersebut, diduga tidak sesuai standar yang ditetapkan.
Menurut beberapa narasumber di lapangan, ketebalan U-Ditch seharusnya minimal 10 cm hingga 12 cm. Namun, hasil investigasi di lokasi menunjukkan bahwa ketebalan U-Ditch yang dipasang hanya sekitar 8 cm. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat.
Salah satu warga Sidoharjo, sebut saja AT, mengungkapkan kepada awak media bahwa ketebalan U-Ditch tersebut memang sangat tipis dibandingkan dengan desa-desa lain yang rata-rata memiliki ketebalan minimal 10 cm.
“Kami sebagai warga hanya bisa menonton, mas. Mau komplain juga tidak berani,” ujar AT, Rabu (11/12/2024).
Ia berharap agar Aparat Penegak Hukum (APH) dan dinas terkait menindak tegas jika ada indikasi mark-up anggaran atau ketidaksesuaian dalam pengerjaan proyek tersebut sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Indonesia.
Sementara itu, awak media ini mencoba menghubungi ARF, pelaksana proyek pemasangan U-Ditch, untuk meminta konfirmasi terkait ketebalan U-Ditch yang tidak sesuai standar melalui pesan WhatsApp. Namun, hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan dari ARF. (bersambung) Sym/Bren.