KOTA MADIUN || Matraman.Bratapos.com - Acara serah terima kepemimpinan yang penting telah berlangsung di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun.
Kegiatan acara yang dilaksanakan di Aula Lapas, pada Jum'at (17/1/2025) tersebut menandai berakhirnya masa jabatan Kadek Anton Budiharta sebagai Kepala Lapas (Kalapas) dan beralihnya tugas tersebut kepada Dr. Andi Wijaya Rivai, yang kini menjabat sebagai Kalapas yang baru.
Serah terima kepemimpinan ini merupakan bagian dari proses rotasi pejabat di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM, yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja serta penyegaran organisasi. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat, baik dari internal Lapas Madiun maupun tamu undangan dari instansi terkait.
Kadek Anton Budiharta, kepada awak media menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pegawai Lapas Kelas I Madiun atas kerjasama yang telah terjalin selama masa jabatannya.
Ia juga mengungkapkan harapannya agar seluruh jajaran Lapas dapat terus bekerja dengan dedikasi dan profesionalisme yang tinggi di bawah kepemimpinan Kalapas yang baru.
“Selama hampir 2 tahun saya bertugas di sini, banyak pengalaman yang saya peroleh. Saya berharap semua pihak dapat terus mendukung dan menjalankan tugas dengan semangat yang sama, demi tercapainya tujuan Lapas sebagai lembaga yang mendidik dan membina narapidana,” ungkapnya.
Dilokasi yang sama, Dr. Andi Wijaya Rivai, yang resmi dilantik menjadi Kalapas Kelas I Madiun, menyampaikan apresiasi kepada Kadek Anton Budiharta atas kinerjanya yang baik selama menjabat.
Dr. Andi Wijaya Rivai berharap untuk dapat meneruskan berbagai program kerja yang telah dilaksanakan serta membawa inovasi baru untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Lapas.
“Saya merasa terhormat bisa diberi kepercayaan untuk memimpin Lapas Kelas I Madiun. Ke depan, saya berharap kita bisa bekerja sama dalam meningkatkan sistem pembinaan dan pelayanan kepada warga binaan, serta menjadikan Lapas ini sebagai lembaga yang semakin profesional,” ujar Dr. Andi Wijaya Rivai.
Menurutnya, sebagai Kalapas yang baru, Dr. Andi Wijaya Rivai menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam menghadapi dinamika internal dan eksternal yang terus berkembang di dunia pemasyarakatan.
"Salah satu fokus utama yang disoroti adalah peningkatan kualitas pembinaan narapidana, terutama dalam aspek pendidikan, keterampilan, dan pembentukan karakter agar mereka dapat kembali ke masyarakat dengan membawa perubahan positif," Imbuhnya.
Sementara itu, Direktur Kesehatan dan Rehabilitasi Dirjen PAS RI, Dr. dr. Adhayani Lubis, Sp. Kj, M.K.N, juga mengatakan terkait pentingnya rasa syukur, keteladanan, dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat bagi seluruh petugas Lapas.
Ia juga mengingatkan pejabat baru untuk segera beradaptasi dengan lingkungan dan memperkuat kolaborasi dengan APH dan Forkopimda demi tercapainya tujuan bersama.
"Semoga dengan kepemimpinan yang baru, Lapas Kelas I Madiun dapat semakin baik dalam menjalankan tugas dan fungsinya, serta membawa perubahan yang positif bagi seluruh warga binaan dan masyarakat pada umumnya," tandasnya.