Tuban || Mataraman-Bratapos.com-Sabtu 14/02/2026-Air Terjun Putri Nglirip di Tuban, Jawa Timur, terkenal dengan keindahan air terjun setinggi
-+ 25 meter yang dikelilingi hutan rimbun dan tebing hijau. Daya tarik utamanya adalah air berwarna hijau tosca yang eksotis saat kemarau, suasana sejuk, serta legenda mistis yang melekat hingga sampai saat ini.
Menurut kepercayaan masyarakat sekitar Air Terjun Putri Nglirip terdapat legenda yang di percaya hingga turun temurun tentang kisah seorang Putri bangsawan yang menjalin asmara dengan seorang pemuda yang bernama Joko Lelono namun hubungan tersebut kandas di karenakan tak mendapat restu dari orang tua Putri Nglirip karena beda kasta.
Hingga pemuda bernama Joko Lelono tewas di bunuh oleh Prajurit yang di perintahkan oleh orang tua Putri Nglirip, akibat kejadian tersebut Sang Putri mengurung diri dan bertapa di Goa belakang air terjun hingga akhir hayatnya.
Dan oleh warga setempat meyakini bahwa arwah sang Putri menjaga lokasi air terjun tersebut hingga sampai saat ini, serta memunculkan mitos bahwa setiap sepasang kekasih yang berkunjung di air terjun tersebut akan berpotensi putus, entah benar atau salah mitos tersebut Allohu alam.
Di sela sela legenda dan mitos kisah sang Putri Nglirip yang tak lekang oleh waktu, tersimpan Keindahan alam serta daya tarik Air Terjun Putri Nglirip terkenal bagus Pemandanganya serta Warna Air yang eksotis adalah Keunggulan utama tempat ini dengan warna airnya yang biru kehijauan (tosca) yang menakjubkan, terutama pada musim kemarau (Mei–Oktober).
Di samping pemandangan Alam yang asri, air Terjun Putri Nglirip dikelilingi oleh tebing tinggi dan pepohonan rimbun serta subur yang sangat memukau semakin memberikan suasana sejuk, tenang, dan alami, sangat cocok untuk melepas penat.
Air Terjun Putri Nglirip yang Terletak tepatnya di Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, dengan akses jalan yang sudah beraspal semakin mempermudah pengunjung menuju lokasi air terjun, dengan harga tiket masuk yang terjangkau dan tergolong murah sekitar Rp8.000 per orang.
Para pengunjung di suguhi Pemandangan air terjun yang jatuh dari tebing tinggi memberikan latar belakang yang menawan untuk mendapatkan view yang indah saat berfoto, apalagi berkunjung saat musim kemarau agar mendapatkan pemandangan air hijau tosca, sementara pada musim hujan, debit air akan sangat besar dan berwarna coklat.
Pewarta BR